Senin, 26 Maret 2012

Tetaplah di Jalan Dakwah


Saudaraku,
Ingin sekali kita selalu berada di jalan dakwah. Jalan keimanan yang telah menawarkan kepada kita begitu banyak kelezatan. Jalan terang yang telah menuntun kita dari gulitanya kehidupan. Jalan yang mempertemukan kita dalam lingkaran kebersamaan. Meski berbeda suku, karakter dan kebiasaan, ternyata kita bisa melebur dan menyatu. Berbedanya kita justru menciptakan suasana yang indah dalam mengarungi perjalanan.

Suadaraku,
Tetaplah di jalan ini. Jalan keimanan. Jalan keislaman. Jalan yang telah dilalui oleh para pelaku sejarah. Jalan yang senantiasa memberikan kedamaian di hati. Jalan yang berikan kemudahan merengkuh pundi-pundi pahala. Tetaplah bergandengan tangan sampai ajal yang memisahkan kita. Mungkin kita telah letih dan jenuh. Deraian hujan ujian juga seakan-akan tak pernah reda walau sedetikpun. Meskipun gelombang fitnah semakin kuat menerjang. Tetaplah di sini,di jalan yang terang. Sungguh setelah kesulitan pasti ada kemudahan. Begitulah kehidupan ini telah digariskan. Dari semenjak nabi Adam sampai selesai tugas manusia menjadi khalifah di muka bumi ini, ujian akan selalu datang diiringi dengan kemudahan-kemudahan. Tidak ada kesenangan abadi tanpa ditemani riak-riak kesedihan. Begitu pula sebaliknya.

Saudaraku,
Tetaplah di sini. Jalan yang telah mempertemukan kita. Jalan yang telah menuntun kita pada kenikmatan berbakti. Jangan pernah tergoda dengan bujuk rayu iblis yang menginginkan kita pergi meninggalkan jalan ini. Keindahan yang kita alami di jalan ini, sangat lebih indah daripada keindahan yang kerapkali dibanggakan oleh mereka yang jauh dari jalan ini. Jangan tertipu dengan fatamorgana kenikmatan, keindahan, kebahagiaan semua yang sering kita lihat dari orang-orang yang jauh dari tuntunan jalan ini.

Saudaraku,
Jalan ini telah mengajarkan kita pentingnya mengisi hidup ini dengan amal kebaikan. Jalan yang menuntun kita agar cerdas memanfaatkan peluang beramal sekecil apapun. Jalan yang juga mengajarkan kita untuk menjauhi dosa sekecil apapun. Jalan yang mengajarkan kita untuk cerdas menjalani hidup, mewaspadai bujuk rayu iblis yang memperdayakan.

Saudaraku,
Tetaplah di jalan ini. Jalan yang menawarkan begitu banyak kemanisan hidup. Jangan pernah tergoda dengan bujuk rayu yang menginginkan kita lari dari jalan ini. Ketahuilah kemuliaan kita di hadapan Allah terletak dari kesungguhan niat dan kemampuan kita menyelesaikan ujian-ujian kehidupan. Semakin tinggi ujian, semakin tinggilah kualitas keimanan kita.

Saudaraku,
Tetaplah di jalan ini. Berjalan beriringan, seiya sekata. Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing. Jangan berhenti sebelum sampai. Walau karang ujian semakin kuat menghadang, walau gunung cobaan semakin tinggi menjulang, walau hujan rintangan semakin lebat menyerang. Karena ada surga yang menjanjikan jutaan kebahagiaan di ujung perjalanan. Maka jemputlah surga itu dengan keistiqomahan, keteguhan dan kesungguhan menjalankan perintahNya dan menjauhi laranganNya.[]


Penulis : Sardini Ramadhan
Pendiri KPK (Komunitas Pena Khatulistiwa), Publik Manager SBS (Sang Bintang School)
Blog: akhiarden-sardini.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...