Rabu, 07 Maret 2012

Resiko Menjadi Seorang Da'i

1. Menghina dengan kata-kata

Majnun (orang gila) pernah diterima oleh Musa dan rosululloh shollallohu alaihi wasallam :

 فَتَوَلَّى بِرُكْنِهِ وَقَالَ سَاحِرٌ أَوْ مَجْنُونٌ

Maka Dia (Fir'aun) berpaling (dari iman) bersama tentaranya dan berkata: "Dia adalah seorang tukang sihir atau seorang gila." [ADZ DZAARIYAAT: 39]

إِنَّهُمْ كَانُوا إِذَا قِيلَ لَهُمْ لا إِلَهَ إِلا اللَّهُ يَسْتَكْبِرُونَ
وَيَقُولُونَ أَئِنَّا لَتَارِكُو آلِهَتِنَا لِشَاعِرٍ مَجْنُونٍ

35. Sesungguhnya mereka dahulu apabila dikatakan kepada mereka: "Laa ilaaha illallah" (Tiada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah) mereka menyombongkan diri,

36. Dan mereka berkata: "Apakah Sesungguhnya Kami harus meninggalkan sembahan-sembahan Kami karena seorang penyair gila?" [ASH SHAAFFAAT: 35-36]



Nabi Nuh bersama kaumnya yang beriman disebut oleh orang kafir sebagai baadiyarro’yi (manusia hina, hud : 27), sementara Luth alaihissalam yang melarang nikah sejenis disebut sebagai unaasun yatathohharun (manusia sok suci, al a’rof : 82)


2. Memusuhi

Dengan cara pengusiran hingga ancaman pembunuhan :

وَإذْ يَمْكُرُ بِكَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا لِيُثْبِتُوْكَ أوْ يَقْتُلُوْكَ أوْ يُخْرِجُوْكَ وَيَمْكُرُوْنَ وَيَمْكُرُ الله وَالله خَيْرُ الْماَكِرِيْنَ

Dan (ingatlah), ketika orang-orang kafir (Quraisy) memikirkan daya upaya terhadapmu untuk menangkap dan memenjarakanmu atau membunuhmu, atau mengusirmu. mereka memikirkan tipu daya dan Allah menggagalkan tipu daya itu. dan Allah Sebaik-baik pembalas tipu daya. [al anfal : 30]

قاَلَ الْمَلأ الَّذِيْنَ اسْتَكْبَرُوْا مِنْ قَوْمِهِ لَنُخْرِجَنَّكَ ياَشُعَيْبُ وَالَّذِيْنَ ءَامَنُوْا مَعَكَ مِنْ قَرْيَتِناَ أوْ لَتَعُوْدَنَّ فِي مِلَّتِناَ قاَلَ أوَلَوْكُناَّ كاَرِهِيْنَ

Pemuka-pemuka dan kaum Syu'aib yang menyombongkan dan berkata: "Sesungguhnya Kami akan mengusir kamu Hai Syu'aib dan orang-orang yang beriman bersamamu dari kota Kami, atau kamu kembali kepada agama kami". berkata Syu'aib: "Dan Apakah (kamu akan mengusir kami), Kendatipun Kami tidak menyukainya?" [al a’rof : 88]

3. Diketawain

.إِنَّ الَّذينَ أَجرَموا كانوا مِنَ الَّذينَ ءامَنوا يَضحَكونَ

Sesungguhnya orang-orang yang berdosa, adalah mereka yang dahulunya (di dunia) menertawakan orang-orang yang beriman. (almuthoffifiin : 29)

4. Dikedip2in "bentuk hinaan" (kelilipin kali matanye) + Gembira dengan ulah mereka

وَإِذا مَرّوا بِهِم يَتَغامَزونَ

Dan apabila orang-orang yang beriman lalu di hadapan mereka, mereka saling mengedip-ngedipkan matanya. (almuthoffifiin : 30)

وَإِذَا انقَلَبوا إِلىٰ أَهلِهِمُ انقَلَبوا فَكِهينَ

Dan apabila orang-orang berdosa itu kembali kepada kaumnya, mereka kembali dengan gembira. (almuthoffifiin : 31)

5. Divonis SESAAAAT..."keren kaan"

وَإِذا رَأَوهُم قالوا إِنَّ هٰؤُلاءِ لَضالّونَ

"Dan apabila mereka melihat orang-orang mukmin, mereka mengatakan: "Sesungguhnya mereka itu benar-benar sesat” (almuthoffifiin : 32)

Hayoo mau gak jdi orang benar...?? kalau saya JELAS MAU :-)

baarokallohu fiikum ajma'iin wallahu a’lam bisshowaab

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...