Senin, 19 Maret 2012

PBB: Rakyat Palestina Kekurangan Air Akibat Ulah Pemukim Yahudi


Badan PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) melaporkan di Markas PBB di New York, Senin (19/3), bahwa rakyat Palestina di Tepi Barat kekurangan air akibat ulah pemukim Yahudi di daerah tersebut.

"Dalam beberapa tahun belakangan, makin banyak mata air di sekitar permukiman Yahudi di seluruh Tepi Barat telah menjadi sasaran kegiatan pemukim. Tindakan mereka menghilangkan, atau membahayakan, akses ke sumber air tersebut serta penggunaannya oleh orang Palestina."

Laporan berjudul "How Dispossession Happens: The Humanitarian Impact of the Takeover of Palestinian Water Springs by Israeli Settlers" itu merupakan hasil survei OCHA yang telah mengumpulkan data selama satu tahun belakangan.

Survei tersebut mencatat, dari 56 mata air yang berada di dekat permukiman Yahudi, 22 di antaranya berada di tempat akses terhalang oleh intimidasi, ancaman atau aksi kekerasan oleh pemukim Yahudi. Sedangkan di delapan mata air yang dikuasai pemukim, dipasangi pagar untuk menghalangi orang Palestina mendapatkan akses ke sana.

Laporan tersebut juga mengatakan, krisis air berakibat pada aspek ekonomi warga Palestina.

"Hilangnya akses ke mata air dan tanah yang berdampingan dengannya mengurangi penghasilan petani yang terpengaruh, yang dipaksa berhenti mengolah tanah atau menghadapi kekurangan produksi tanaman mereka," kata laporan itu.

Sebaliknya, pemukim Zionis meningkatkan ekonominya setelah merampas sumber-sumber mata air itu.

“Para pemukim Yahudi telah membangun 40 sumber mata air sebagai tempat wisata, memasang meja-meja dan kursi-kursi piknik dan memberinya nama-nama Hebrew … Tempat itu menghasilkan lapangan pekerjaan dan pendapatan bagi pemukim dan merupakan cara promosi atau mengiklankan bahwa pemukiman-pemukiman Yahudi adalah tempat yang menyenangkan,” kata peneliti OCHA Yehezkel Lein.[IK/Kmp/bsb]

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...