Kamis, 01 Maret 2012

Parlemen Mesir Rekomendasikan Pasok Listrik Gaza


Harapan muncul di tengah penderitaan warga Gaza akibat tidak beroperasinya gardu listrik satu-satunya. Komisi urusan Arab Parlemen Mesir, Kamis (01/03) merekomendasikan untuk mengkaji ulang masalah perlintasan antara Mesir dan Gaza untuk urusan kemanusiaan, Palestine Information Centre melaporkan.

Parlemen Mesir merekomendasikan memasok bahan bakar listrik untuk Gaza, di saat pemerintah Zionis tidak komitmen dengan ketentuan kemanusiaan untuk memenuhi kebutuhan mendasar rakyat sebagai wilayah terjajah.

Wakil komisi urusan Arab di parlemen Mesir, Jamal Hanafi mengatakan, Mesir wajib memenuhi kewajibanya melanjutkan program kemanusiaan dengan memberikan bantuan kemanusiaan lewat perlintasan Rafah.

Sementara di sisi lain, Deputi Menteri Luar Negeri Mesir, Baha Dasuki mengatakan, Mesir harusnya mendesak dunia internasional melakukan tanggung jawabnya mengakhiri blokade Gaza agar bantun internasional bisa mengalir ke sana.

Deputi juga mengungkapkan tentang penderitaan yang dialami rakyat Gaza di bawah blokade. Seperti masalah ekonomi, sosial dan kesehatan. Tidak adanya aliran listrik mengakibatkan sejumlah rumah sakit berhenti beroperasi, efeknya beberapa rencana operasi ditunda. Demikian juga dengan sektor pendidikan yang mengalami krisis akibat tidak adanya kebutuhan mendasar untuk sekolah.

Rekomendasi parlemen Mesir dan pernyataan Deputi itu seakan menjawab permintaan Gaza baru-baru ini agar Mesir secepatnya mengirimkan bahan bakar listrik untuk menjamin berlangsungnya gardu listrik satu-satunya di Gaza, demi meringankan penderitaaan warga Gaza. [AM/IP/bsb]

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...