Minggu, 18 Maret 2012

Global March to Jerusalem, Pemuda Katolik dan Protestan Indonesia Ikut Serta


Selain diikuti umat Islam, Global March to Jerusalem dipastikan akan diikuti oleh aktivis agama lain. Dari Indonesia, Pemuda Katolik dan Protestan juga ambil bagian dalam aksi internasional menentang yahudisasi Israel atas Jerusalem (Al Quds) itu.

"Dari Indonesia, Pemuda Katolik dan pendeta dari Katolik dan Protestan akan ikut serta," ungkap Direktur Spirit of Aqsa, Bachtiar Nasir, seperti dikutip Hidayatullah, Senin (19/3).

Global March to Jerusalem (GMJ) merupakan aksi damai yang bertujuan untuk menyuarakan bahwa pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan Israel melalui pendudukan terhadap Al-Quds adalah kejahatan kemanusiaan. Melalui GMJ, diharapkan yahudisasi Al Quds dan praktek pembersihan etnis melalui pembangunan tembok pemisah dan pembangunan pemukiman Yahudi bisa dihentikan. GMJ diikuti oleh perwakilan negara-negara di dunia, termasuk dari Asia.

Ditanya mengapa aksi ini dilakukan ke Yerusalem, bukannya mengirim bantuan ke Gaza yang diserang Israel pekan lalu, Syaikh Saud Abu Mahfuzh menjawab, "Gaza hanya korban. Sedangkan al-Quds adalah tempat pertempuran yang sesungguhnya."

Ketua Aliansi Internasional untuk Penyelamatan Al Quds dan Palestina itu menambahkan, Yahudi telah melakukan proyek penjajahan terhadap Al Quds sejak sebelum berdirinya negara Zionis pada Mei 1948.

"Mereka sangat ingin mengusir umat Islam dan Nasrani dari Al Quds. Dan Al Quds untuk mereka sendiri," kata ulama Palestina yang mukim di Yornadia itu. [IK/GMJ/Hdy/bsb]

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...