Jumat, 23 Maret 2012

Bocah Palestina Paksa Hakim Israel Tinggalkan Sidang


Seorang bocah Palestina “berhasil” memaksa seorang hakim Israel di Mahkamah Over meninggalkan persidangan. Ahmad Ash-Shalibi, nama anak itu, bersama tujuh temannya mengeluarkan argumentasi “pedas” pada persidangan atas kasus mereka.

Anak-anak itu menolak mengakui legalitas mahkamah tersebut dan tidak mengakui eksistensi Israel yang mereka sebut sebagai mafia.

Ketika penuntut umum mulai membacakan draf tuntutan atas Ahmad dan teman-temannya, Ahmad memotong tuntutan itu dengan lantang. “Saya tidak akan mengakui kalian. Saya bocah 16 tahun, dan kalian telah menghakimi saya dengan zhalim. Kalian hanyalah sekelompok mafia dan saya tidak akan mengakui negara kalian,” tegas Ahmad yang membuat hadirin terkejut.

Bukan hanya berhenti di situ, kalimat-kalimat Ahmad membuat hakim keluar dari ruang sidang dan berjanji akan mengambil sanksi yang tegas terhadap anak tersebut.

Ahmad Mahmud Ali Shalibi adalah tawanan anak Palestina yang berasal dari baldah Betamer. Ia ditangkap sejak 12 Februari lalu. Pengacara menyebutkan, Ahmad mengalami pukulan fatal dari sejumlah pasukan Israel yang sangat kejam dalam menyiksa hingga meninggalkan bekas siksaan berupa bengkak di bagian wajah dan sekujur tubuhnya. [IK/Rpb]

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...