Selasa, 27 Maret 2012

Anti galau itu mengingati Allah

Hadis riwayat Abu Hurairah r.a ia berkata :
Rasulullah saw bersabda : “Allah Taala berfirman : Aku sesuai dengan persangkaan hamba-Ku terhadap-Ku dan Aku selalu bersamanya ketika dia mengingat-Ku. Apabila dia mengingat-Ku dalam dirinya, maka Aku pun akan mengingatnya dalam diri-Ku. Apabila dia mengingat-Ku dalam suatu jemaah manusia, maka Aku pun akan mengingatnya dalam suatu kumpulan makhluk yang lebih baik dari mereka. Apabila dia mendekati-Ku sejengkal, maka Aku akan mendekatinya sehasta. Apabila dia mendekati-Ku sehasta, maka Aku akan mendekatinya sedepa. Dan apabila dia datang kepada-Ku dengan berjalan, maka Aku akan datang kepadanya dengan berlari.” (HR. Muslim no. 4832)

Subhanallah... apa yang lebih indah selain dari mengingati Allah baik dalam keadaan senang maupun susah, di dalam sholat maupun di luar shalat, terlebih apabila kita mampu mengingat Allah dalam diri kita.

Terdapat banyak fadhillah dalam berzikir kepada Allah, salah satunya adalah kenikmatan yang tidak dapat dirasakan kecuali terhadap mereka yang benar-benar mengingati Allah dalam diri nya.

Kita semua mengetahui bahwa jika seseorang telah disinggahi oleh rasa cinta yang mendalam pada seseorang, maka yang ada dalam ingatannya hanyalah apa yang ia cintai tersebut, lalu kapankah tiba waktunya bagi orang-orang yang beriman untuk mengingati Allah dengan rasa cinta itu.

Allah SWT berfirman di dalam surat Al-hadid :
“Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan AlKitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik.”(Q.S Al-Hadid : 16)

Wahai saudaraku, zikirullah bukan hanya amalan ahli tasawuf ataupun amalan ahli tariqat lalu kita enggan menyentuhnya barang sedikitpun namun zikirullah adalah amalan kaum muslimin karena perintah berzikir telah Allah terangkan dalam surat Al-hadid dan masih banyak ayat yang lainnya yang bernada sama dengan ayat diatas, bahkan di dalam setiap ibadah kita, diharapkan agar kita mampu mengingat Allah.

Selayaknya seorang yang ingin berperang ataupun berlomba maka diperlukan latihan terlebih dahulu sebelum mengikuti peperangan maupun perlombaan, begitulah hendaknya yang kita lakukan dengan hati kita, berlatih terus menerus dalam berzikir kepada Allah.

Allah SWT berfirman :
“Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai.”(Q.S Al-A’raf : 205)

Di dalam ayat diatas di terangkan agar kita dapat melatih zikir dengan tidak mengeraskan suara (di dalam hati) diwaktu pagi dan petang hari.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...