Minggu, 26 Februari 2012

Mesir: Kami Takkan Diam Melihat Masjid Al Aqsha Dinodai


Mesir mengecam pelanggaran yang dilakukan penjajah Zionis Israel atas masjid Al Aqsha. Tindakan menodai masjid Al Aqsha melalui penyerbuan pasukan Zionis tempo hari tak bisa didiamkan oleh Mesir. Demikian isi pernyataan Menteri Luar Negeri Mesir Muhammad Kamil Amr.

Dalam penyataan menjelang konferensi internasional yang diadakan Liga Arab seputar al Quds di Doha itu, Amr juga memperingatkan Israel akan dampak dari berulangnya pelanggaran tersebut.

Amr menjelaskan peningkatan permusuhan Zionis Israel terhadap masjid al Aqsha belakangan ini mengharuskan masyarakat internasional untuk mengemban tanggung jawab terhadap masalah ini. Tindakan Zionis Israel di al Quds, menurut Amr, secara terang-terangan sudah melanggar legalitas internasional. Langkah itu merupakan provokasi secara terang-terangan terhadap perasaan orang Palestina, Arab dan para pengikut agama samawi.

Amr menegaskan pula bahwa semua kebijakan permukiman Zionis dan rencana yahudisasi Al Quds merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional.

Pekan lalu, puluhan pemukim Zionis dengan kawalan polisi Zionis menyerbu Masjid Al Aqsha. Bentrokan tak terelakkan ketika umat Islam bertahan untuk melindungi Al Aqsa dari serbuan itu.

Sebelumnya, beberapa organisasi radikal Zionis telah menyerukan untuk menyerbu Al Aqsha agar pembangunan kuil Solomon bisa dilakukan di atas puing Al Aqsha. Diantara kelompok radikal itu adalah forum wanita Haikal, yang anggotanya adalah wanita-wanita Israel. Mereka menggalang aksi penyerbuan secara terus menerus ke Al-Aqsha, dengan mengkhususkan dua hari untuk menodai masjid Al-Aqsha. Seruan provokatif itu juga disebarkan melalui jejaring sosial. Aksi forum wanita Haikal mencuat pekan lalu. [AM/IP/bsb]

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...