Minggu, 08 Januari 2012

Wamenag: Jelang Pilkada, Praktik Mistik dan Dukun Laris


Wakil Menteri Agama (Wamenag) Nasaruddin Umar mengatakan, Ahad (8/1) malam, saat ini praktik perdukunan makin menguat menjelang pemilihan kepala daerah (pilkada).

"Praktik mistik dan dukun laris di Pilkada," kata Nasaruddin di hadapan ratusan warga Kementerian Agama Provinsi Riau, yang langsung disambut tepuk tangan riuh para hadirin.

Dalam acara Hari Amal Bhakti (HAB) ke-66 kementerian tersebut di Pekanbaru itu, Nasaruddin juga menegaskan larisnya praktik dukun itu sebagai fenomena yang sangat memprihatinkan.

Wamenag mengaku sangat prihatin dengan kejadian tersebut. Sebab, selain merusak nilai-nilai agama juga membawa pengaruh buruk bagi kehidupan berbangsa.

"Para calon yang bertarung dalam Pilkada merasa tak percaya diri jika tidak didukung dukun. Mereka merasa tak punya pegangan. Padahal perbuatan demikian telah menyeret yang bersangkutan terjerumus ke tindakan musrik," kata Nasaruddin di depan acara yang dihadiri Ka Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau, H. Asyari Nur dan para pejabat di lingkungan kementerian setempat.

Pada saat bersamaan Pilkada berlangsung, lanjut Wamenag, permainan sogok atau amplop ikut mengiringi. Semua harus berbau amplop untuk memuluskan keinginan yang pada akhirnya secara tak sadar membawa keruntuhan akhlak, etika dan nilai agama. [IK/Rpb/Ant]

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...