Sabtu, 28 Januari 2012

Rumah Zakat Indonesia Terus Meningkat


Rumah Zakat menargetkan pencapaian dana zakat infak dan sedekah (ZIS)  dan dana kemanusiaan lainnya tahun ini sebesar Rp342,8 miliar, atau meningkat lebih dari 200% dibandingkan dengan perolehan ZIS 2011 yang mencapai Rp146 miliar.

“Kami optimistis mencapai target ZIS sebesar Rp342,8 miliar itu, karena masih relevan dan wajar. Hal itu mengingat potensi dana filantropi di Indonesia menurut Majalah Swa pada 2006, mencapai Rp2,3 triliun- hingga 4,6 triliun,” kata Nur Efendi, CEO Rumah Zakat, hari ini di sela-sela acara peluncuran program Big Smile Indonesia 2012 di Jakarta.

Dia menuturkan dari total penerimaan zakat 2011, porsi perusahaan yang memberikan sebagai bagian dari kegiatan CSR mereka mencapai 9%. “Pada tahun ini porsinya akan kami tingkatkan menjadi 20%,” ujarnya.

Untuk membantu mencapai target tersebut, katanya, saat ini Rumah Zakat sudah memiliki kantor cabang yang tersebar di 18 provinsi, dan 29 kota besar di Indonesia.

Pada 2012 ini, tambahnya Nur Efendi, Rumah Zakat juga menargetkan untuk membantu sebanyak 1,3 juta mustahik (penerima zakat) di Indonesia, melalui 4 rumpun program pemberdayaan di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan lingkungan.

“Pada tahun lalu kami dapat memberikan bantuan kepada 835.163 penerima layanan manfaat yang tinggal di Aceh sampai Papua,” katanya.

Dia menuturkan pada 2011 Rumah Zakat memperoleh amanah sebesar Rp146 miliar dari para donatur dan mitra, yang jumlahnya mencapai 99.246 orang. Tahun ini, katanya, pihaknya akan berupaya menghimpun dana lebih banyak lagi, sehingga akan banyak juga masyarakat kurang mampu yang dapat dibantu.

Nur Efendi memaparkan untuk membantu pemerintah dalam mewujudkan pemberdayaan masyarakat, serta tercpainya Millenium Development Goals (MDGs), Rumah Zakat mengelola dan menyalurkan dana ZIS dan kemanusiaan lainnya melalui rangkaian program yang bersifat produktif.

“Big Smile Indonesia merupakan sebuah gerakan pengibaran semangat optimisme melalui rangkaian aksi senyum pemberdayaan untuk Indonesia yang lebih membahagiakan. Gerakan ini lanjutan dari program  Merangkai Senyum Indonesia yang diluncurkan pada 2010,” ungkapnya.

Melalui Big Smile Indonesia, tambahnya, Rumah Zakat berupaya menyalurkan bantuan kepada masyarakat kurang mampu lewat pendidikan (Senyum Juara), kesehatan (SenyumSehat), ekonomi (Senyum Mandiri), dan lingkungan (Senyum Lestari) di 121 wilayah binaan, atau Integrated Community Development (ICD).

Di bidang pendidikan, katanya, pihaknya sudah memilimi program Sekolah Juara, yang memberikan  pendidikan gratis dan berkualitas. “Saat ini Rumah Zakat telah mendirikan 12 Sekolah Juara yang tersebar di 11 kota. Selain itu juga mempunya program beasiswa untuk murid SD sampai mahasiswa, yang hingga 2011 telah membantu sebanyak 629.626 orang siswa,” ungkap Nur Efendi.

Untuk bidang kesehatan, ujarnya, sudah didirikan 7 Rumah Bersalin Sehat Keluarga, da 1 Klinik Sehat. Bekerja sama dengan 38 mitra Layanan Bersalin, kini Rumah Zakat sudah memiliki 58 unit armada kesehatan, dan mobil jenazah gratis.


The Globe Journal
Dikutip dan Ringkas Judul oleh situs Dakwah Syariah


Rating: 5

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...