Rabu, 11 Januari 2012

Masjid dan Pesantren di Nigeria Selatan Dibakar Massa


Sebuah Masjid dan Pesantren di kota Benin, Nigeria Selatan dibakar massa. Sehari sebelumnya, masjid yang sama menjadi incaran massa, tetapi dapat diselamatkan. Akibat pengrusakan tersebut, kaum Muslim yang menempati kota Benin mengungsi ke arah utara Nigeria.

Massa mengamuk karena tuntutannya menolak pencabutan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) belum ditanggapi pemerintah. Demonstrasi yang berlangsung sejak Selasa (10/1) itu berlangsung ricuh di mana massa tidak terkendali. Tercatat, sejumlah infrastruktur lain juga dirusak tetapi belum ada laporan rinci.

Pencabutan subsidi BBM menjadi pemicu demonstrasi dan mogok nasional di Nigeria. Serikat buruh marah atas kenaikan harga BBM. Harga BBM naik lebih dari dua kali lipat dari harga semula 65 naira (sekitar Rp 4.050 per liter) menjadi 150 naira (Rp 8.460 per liter), menyusul keputusan pemerintah mencabut subsidi BBM mulai 1 Januari 2012.

Dilaporkan, paling sedikit lima orang tewas dalam bentrokan hari sebelumnya di kota Benin, ketika sekelompok demonstran memisahkan diri dan bergerak menuju sebuah kawasan Muslim di kota itu untuk meneror warga.

Kerusuhan itu tak pelak membuka lembaran kekerasan baru antar golongan agama di Nigeria. Kekerasan belakangan ini terhadap umat Kristen di utara yang disebut-sebut dilakukan oleh kaum ekstrimis Islam telah memicu ketakutan tentang konflik antar agama di Nigeria. [AM/Kmp/Rpb]

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...