Jumat, 27 Januari 2012

(HTI) Gelar Forum Para Pengusaha Muslim


Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) menggelar forum temu para pengusaha Muslim di Gedung Smesco, Jakarta, Kamis (26/01/2012). Acara yang diberi nama Muslim Entrepreneur Forum (MEF) 2012 ini mengambil tajuk “Bersatu Tegakkan Syariah dan Khilafah”.

Menurut keterangan  ketua panitia, Fahmi Sodri, acara yang pertama kali diselenggarakan HTI ini diikuti peserta 1200 orang pengusaha Muslim dari seluruh Indonesia.

Menurut Fahmi, acara ini merupakan forum yang pertama kali di dunia. “Saat banyak forum pengusaha ketika berkumpul lebih sering bicara bisnis, tapi di forum ini akan bicara soal komitmen dalam dakwah,” kata Fahmi saat memberikan keterangan pers di sela-sela acara.

Ia juga menegaskan, MEF bertujuan untuk mengumpulkan energi penegakkan kembali syariah dan khilafah dari pengusah seluruh Indonesia. “Mereka juga bagian dari dakwah Islam, dan forum ini menjadi sarana untuk mengajak mereka (pengusaha) untuk menjadi pejuang syariah dan khilafah,” tegasnya.

Lebih lanjut Fahmi menyampaikan, acara tersebut juga dihadiri oleh peserta dari luar negeri dan tokoh-tokoh Islam. Turut hadir juga, pengusaha Muslim terkenal, seperti Iskandar Zulkarnain (mantan komisaris Bank Muamalat Indonesia) dan Muhaimin Iqbal (Gerai Dinar) .  

Sementara itu, Juru Bicara HTI, Ustadz Ismail Yusanto yang juga hadir dalam konferensi pers menyatakan bahwa kegiatan MEF ini merupakan upaya partai dakwah ini untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berjuang demi tegaknya syariah dan khilafah. “Termasuk juga para pengusaha,” tegasnya.

Senada dengan Fahmi, Ismail juga mengatakan bahwa pengusaha juga bisa berjuang untuk tegaknya syariah dan khilafah. “Acara ini merupakan awal untuk membangun komitmen tersebut. Nanti di akhir acara akan ada pernyataan komitmen tersebut,” ujar Ismail yang juga sedang merintis sebagai pengusaha.

Lebih lanjut, Ismail menegaskan, digelarnya forum ini bukan berarti HTI hendak membuat forum baru bagi pengusaha Muslim, seperti yang telah ada selama ini.

HTI, tegas Ismail, tidak akan masuk pada ranah praktis dalam mewujudkan ekonomi Islam. “Tugas HTI adalah melakukan penyadaran kepada masyarakat. Diharapkan dari usaha itu akan muncul kesadaran pada level personal dalam menjalankan kehidupan sesuai nilai-nilai syariah. Selanjutnya, dari kesadaran itu akan dipraktekan dalam kehidupan,” jelas Ismail menjawab pertanyaan wartawan.

Tentu saja untuk mewujudkan hal ini, papar Ismail, HTI akan terus melakukan pembinaan dan pengkajian lanjutan setelah forum ini usai. “HTI kukuh dalam jalan dakwah hingga mencapai cita-citanya,” pungkas Ismail.

Rep: Ahmad Damanik
Red: Syaiful Irwan
http://www.hidayatullah.com
Dikutip dan Ringkas Judul oleh situs Dakwah Syariah

Rating: 5

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...