Jumat, 20 Januari 2012

Demo Muslim Libya Berlanjut, Ikhwan Paling Siap Pemilu


Demonstrasi umat Islam di Libya berlanjut. Ratusan Muslim mengadakan aksi terbuka di lapangan Tripoli, Jumat (20/1), guna menuntut pemberlakuan Hukum Syari`ah.

Demonstrasi yang diikuti kelompok Salafi dan Ikhwanul Muslimin itu digelar menyusul munculnya partai politik sekuler setelah jatuhnya Muamar Gaddafi tahun lalu. Demonstran menghendaki pemberlakuan syariah untuk hokum dan pemerintahan Libya yang baru.

Di Lapangan Aljazair di Tripoli itu, umat Islam membakar "Buku Hijau", buku pedoman yang disusun oleh Gaddafi mengenai politik, ekonomi dan kehidupan sehari-hari, untuk menegaskan bahwa Al-Qur`an mesti menjadi sumber utama peraturan di negeri itu, bukan hukum lainnya.

Sebagian demonstran juga meneriakkan pembentukan negara sipil, alih-alih diperintah militer yang cenderung diktator. "Kami ingin negara sipil," seru demonstran.

Sementara demonstrasi terus berlanjut, banyak ahli berpendapat Ikhwanul Muslimin adalah kekuatan politik yang paling tertata dengan baik dan dapat tampil sebagai pemain utama politik di Libya setelah Gaddafi. Pada masa rezim Khadafi, kubu Muslim ditindas selama 42 tahun kekuasaan otoriternya. [IK/Ant]

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...