Minggu, 29 Januari 2012

Belum Sempat Menyusup, Pesawat Mata-mata Israel Jatuh Duluan


Pihak militer Israel mengatakan, salah satu pesawat tak berawaknya, yang disiapkan untuk menyusup ke zona udara Iran, jatuh saat melakukan penerbangan eksperimental di kawasan pendudukan, Ahad (29/1). Pesawat mata-mata jenis Heron TP yang merupakan pesawat pengintai paling mutakhir milik Israel itu jatuh tanpa diketahui sebabnya.

Saat ini para tim ahli Zionis tengah meneliti sebab-sebab jatuhnya pesawat pengintai itu. Heron TP jatuh tidak lama setelah lepas landas dari pangkalan udara Tel Nof. Dilaporkan, tidak ada korban akibat jatuhnya pesawat mata-mata itu.

Para pejabat Zionis mengklaim bahwa pesawat tanpa awak itu dapat mencapai zona udara Iran. Jerusalem Post menambahkan, pesawat pengintai Heron TP telah dipersenjatai rudal dan alat komunikasi canggih.

Heron TP adalah pesawat mata-mata terbesar dan paling modern yang dimiliki oleh Angkatan Udara Israel. Panjang sayap pesawat tersebut mencapai 26 meter, sama seperti panjang sayap pesawat Boeing 737. Selain dapat terbang selama 45 jam, Heron TP juga mampu mengangkut muatan seberat satu ton. Oleh karena itu, pesawat tersebut dapat digunakan dalam berbagai jenis operasi.

Jika meletus perang Iran – Israel, Heron TP dirancang untuk berperan aktif dengan melakukan pengintaian, mengacaukan komunikasi musuh, dan menghubungkan pusat kendali di darat dengan pesawat tempur berawak yang sedang mengudara. [IK/Rpb/Kmp]

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...