Rabu, 21 Desember 2011

'Amaliyyah Jihadiyyah' yang gak bermutu itu mah




Bismillahirrohmanirrohiim. Sholatu wassalamu’ala rosulillah, wa ala alihi wa shohbihi ajma’in. Amma ba’du...


Di Indonesia, sejak beberapa tahun ini, para warganya sudah agak akrab dengan amaliyah jihadiyyah berupa peledakkan-peledakkan (karena media terlalu lebay dalam mengeksposenya). Kasus yang terbaru adalah amaliyyah jihadiyyah berupa pemboman masjid di kantor polresta cirebon.

Banyak kalangan mencela amaliyyah ini, bahkan sebagian mengutuk dan ada juga yang mengatakan bahwa bom tersebut cuma rekayasa intelijen. Namun yang pasti ada kelompok yang mengatasnamakan Al Qaeda Asia Tenggara sudah menyatakan bertanggungjawab atas aksi tersebut.


Disini saya tidak akan mengutip hujjah kelompok yang mengatasnamakan diri mereka sebagai “Al Qaeda Asia Tenggara” itu dalam melakukan amaliyyah tersebut. Saya hanya akan mencoba menuangkan apa yang saya dapatkan dari kegelisahan-kegelisahan yang mungkin belum pernah sampai kepada kelompok pencela amaliyyah-amaliyyah jihadiyah tersebut.



Sebab selama ini lontaran-lontaran dari kaum pencela amaliyyah jihadiyyah sangatlah menyakiti hati para pelaku dan pendukungnya, tanpa pernah mau bertemu tatap muka dengan mereka untuk mendengar alasan mereka.


Ketahuilah saudaraku, para pelaku amaliyyah jihadiyyah itu bukanlah orang yang berhati keras lagi membatu. Percayalah, justru hati mereka itu dipenuhi cahaya iman islam dan kasih sayang kepada kaum muslimin.

Mereka melakukan amaliyyah-amaliyyah tersebut adalah untuk melakukan kewajiban syari’at qishosh. Dimana-mana kaum muslimin dibantai, maka pembalasan pembantaian pun harus dilaksanakan. Ingatlah, di Poso dan di Ambon (dan juga beberapa tempat lain), para tentara dan kepolisian itu adalah pihak-pihak yang turut berpartisipasi dalam pembantaian kaum muslimin dan ulamanya, yang menumpahkan darahnya dan merampas hartanya.


Namun okelah, karena pikiran-pikiran para pencela amaliyyah jihadiyyah masih tertutupi oleh kabut syubhat, hal ini tidak perlu diperpanjang. Sebab mereka hanya akan mengikuti hawa nafsunya sebagaimana mereka rela untuk duduk-duduk.


Ada hal lain yang mungkin harus diketahui oleh kita semua bahwa kualitas amaliyyah jihadiyyah disuatu wilayah itu berbanding lurus dengan kualitas dakwahnya..! Kalau saat ini dimata kita kualitas amaliyyah jihadiyyah yang dilakukan kawan-kawan itu buruk, maka bermuhasabahlah. Lihatlah kualitas dan kondisi dakwah anda dan jama’ah anda.


Kalaulah dakwah anda dan jama’ah anda itu sudah sekualitas dakwah hasan al banna atau sayyid quthb, yang mana mereka dibunuh dan dihukum mati karena konsisten diatas al haq, saya yakin teman-teman tidak akan isti’jal (sebagaimana anggapan anda) untuk melakukan amaliyyah jihadiyyah.


Kalaulah dakwah anda itu konsisten diatas al haq, tentu teman-teman tidak akan risau dengan keadaan anda. Tapi lihatlah, materi ceramah anda saja tidak pernah menyinggung-nyinggung tentang thoghut, tentang pembatal-pembatal keislaman, tentang rukun syahadat, tentang syarat sahnya syahadat, tentang al walaa wal baroo, dan tentang hal-hal penting lainnya.


Justru yang anda tampilkan adalah sikap mudahanah (lemah lembut) kepada mereka yang telah memerangi dan memusuhi ummat ini. Bermesra-mesraan dengan para pembuat hukum selain hukum Alloh. Mencari aman dengan mencari ridho para penegak hukum selain hukum Alloh yang berkekuatan hebat itu (padahal Alloh dan tentara-Nya lebih hebat). Bahkan yang lebih lucu lagi, ada yang hanya berani berkoar-koar “revolusi” tanpa ada realisasi..! Lihatlah, betapa menyedihkannya kualitas dakwah anda dan jama’ah anda.

Maaf, maaf sekali. Disini saya tidak bermaksud menjelekkan anda dan kelompok anda sebagaimana anda menjelekkan kawan-kawan para pelaku amaliyyah jihadiyyah dengan ungkapan-ungkapan murahan. Namun saya hanya ingin mengingatkan dan memberi tau sebab anda harus tau, bahwa salah satu alasan penyebab terjadinya amaliyyah jihadiyyah yang ‘gak berkualitas’ itu adalah tidak berkualitasnya dakwah yang anda jalankan.


Maka, janganlah anda dan jama’ah anda hanya bisa mencerca kawan-kawan para pelaku amaliyyah jihadiyyah. Tapi koreksi pulalah dakwah anda dan jama’ah anda.

Akhir seruan kami adalah alhamdulillahirobbil’alamiin. Wallohu a’lam bish-showab, afwan minkum atas hal-hal yang kurang berkenan.

Hamba Alloh yang faqir,



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...