Minggu, 18 Desember 2011

Al-Qur'an Terjemahan China Tertua Ditemukan


Peneliti budaya Muslim di China menemukan terjemahan Al-Qur'an tertua. Terjemahan Al-Qur'an dalam bahasa China itu ditemukan di provinsi Ganzhou.

Kepala Institut Kebudayaan Muslim Universitas Lanzhou, Ding Shiren mengatakan Al-Qur'an tersebut diyakini diterjemahkan oleh Sha Zhong dan Ma Fulu. Kedua orang ini adalah imam dan sering membuat kaligrafi dalam bahasa Arab.

"Zhong dan Fulu mulai menerjemahkan Alquran pada 1909. Pekerjaan mereka selesai pada tahun 1912," kata Ding Shiren. Ding mengatakan terjemahan oleh Zhong dan Fulu murni diterjemahkan dari versi bahasa Arab. Ada beberapa bagian tertentu yang diterjemahkan menggunakan dialek Lanzhou.

Menurut para ahli, Islam telah diperkenalkan ke China pada masa Dinasti Tang (618-907). Namun, pada saat itu para sarjana China tidak menerjemahkan Al-Qur'an dalam bahasa China. Mereka khawatir terjadi salah penafsiran dalam menerjemahkan makna dari kitab suci umat Islam tersebut.

Pada masa awal, dakwah Islam ke China sangat rumit. Ulama-ulama Islam dari Timur Tengah kesulitan membawa Islam ke China. Sebab di waktu itu, orang China hanya mengenal hanzi. Berbeda dengan alfabet, hanzi tidak mengenal a, b, c, d. Yang ada simbol. Waktu itu, kata "Allah", "Muhammad", "Qur'an", belum ada simbolnya dalam hanzi.

Karena demikian sulitnya memulai mendakwahkan Islam di China, ulama yang saat itu mengambil jalan tengah. "Pokoknya, Islam itu sama dengan Konghucu. Dalam segala hal sama. Hanya plus iman dan minus babi!" kata ulama itu seperti dikutip Dahlan Islam dalam buku Pelajaran dari Tiongkok. [IK/Rpb]

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...